bumimanusia


Mengapa sekolah politik?
Januari 16, 2007, 7:36 am
Filed under: telisik

Bila ada beberapa kelompok gerakan sosial memandang politik mampu mengelola kemampuan advokasi lebih dasyat lagi, masih ada pula beberapa kelompok gerakan sosial yang berpendapat bahwa politik itu sendiri merupakan wilayah perambahan kekuasaan yang harus dihindari, karena sarat pragmatisme dan oportunitas. Sementara di sisi yang sama, di tengah-tengah perdebatan tafsir advokasi serta politik tersebut, kondisi politik indonesia terus berubah, dan di tengah perubahan tersebut ternyata antibodi negara perlahan ringkih, lantas siapa yang agresif memanfaatkannya? Tentu saja aliansi pemodal yang lebih mapan dan berinisatif bekerja memasuki sistem kekuasaan politik dan mengatur terlampau jauh proses pengambilan keputusan politik maupun hukum. Perbedaan cara pandang itu terlihat sangat mempengaruhi pengelolaan pengembangan kapasitas organisasi dan advokasi. Organisasi gerakan umumnya tidak memiliki umur panjang, karena capaiannya lebih berorientasi taktis, penyelesaian kasus atau mempromosikan isu tertentu. Sekalipun memang harus dipahami karena sumber nilai-nilai yang dikembangkan oleh masing-masing elemen direalisasikan secara ekslusif, namun lambat laun perbedaan cara pandang tersebut harus mulai secara terbuka dipertautkan. Sekarang !. Diakui atau tindak, situasi dan kondisi serta perkembangan gerakan advokasi yang seiring dengan perubahan etos demokrasi, di satu sisi menunjukkan betapa pentingnya perihal politik dan advokasi bagi pembaruan tata kelola rakyat, namun di sisi lain masih menyisakan pertanyaan, bagaimana menyambungkan proses-proses penumbuhan advokasi kerakyatan (politik: menggeser kekuasaan) dengan penyelesaian konflik atau sengketa sektoral. Bagaimana pula prakarsa-prakarsa ini dapat dipelajari bersama? Tentunya pendidikan yang dilembagakan dapat membantu menyangga dan memperbesar pengaruh penumbuhan advokasi kerakyatan (politik: menggeser kekuasaan).Suatu pelembagaan pendidikan atau sekolah hakekatnya adalah wahana pemulihan, peningkatan dan pendewasaan kerangka pikir serta tindakan. Sebagai wahana, maka sekolah poiltik selain merangkum pandangan-pandangan politik sejalan dengan prinsip perubahan sosial, dirancang untuk memperbaharui titik-pijak bersama (common ground) tidak hanya untuk meninjau kembali posisi kita, tetapi juga untuk merengkuh berbagai kepentingan politik masyarakat sipil yang sementara ini dipecah-pecah oleh persoalan sektoral yang melanda rakyat Indonesia. perlu dilakukan antar waktu. Sekolah politik akan bertanggungjawab untuk mengintegrasikan gerakan-gerakan sosial sektoral dalam kesatuan masyarakat sipil yang demokratis dan partisipatif. Pertama, memastikan terjadinya revitalisasi yakni, penguatan komitmen untuk berbagai peran dan kerja bersama antar berbagai organisasi guna menjalankan tugas-tugas layanan pengembangan kapasitas dalam rangka memperkuat keterwakilan politik rakyat yang kuat sesuai dengan situasi dan kondisi politik lokal-nasional. Kedua, renewal,  pembaharuan sikap serta mindset mengenai urgensi dari perjuangan politik rakyat dalam medan pergeseran kekuasaan politik dengan tetap memperhatikan amanat rakyat. Ketiga, penemuan format dan basis kemitraan sebagai bentuk kerjasama sejajar antara OR dan Ornop untuk mengukuhkan posisi kekuatan dan atau kelembagaan politiknya di tingkat lokal dan nasional.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: